MUSPAS KAKAK 2016 Resmi Ditutup

Rangkaian kegiatan Musyawarah Pastoral Keluarga Allah Keuskupan Agung Kupang (MUSPAS KAKAK) yang mengambil tema Keluarga, Sukacita Injil dan Sosial Ekonomi dan berlangsung dari tanggal 4-7 Januari 2016, akhirnya resmi ditutup dengan perayaan Ekaristi meriah di Gereja Paroki st.

Jadilah Keluarga Allah Keuskupan Agung Kupang (KAKAK) Yang Setia

Kegiatan hari keempat Musyawarah Pastoral Keuskupan Agung Kupang (7 Janiuari 2016) diawali dengan refleksi bersama atas hasil berbagi pengalam yang telah terjadi dalam sharing kelompok di hari sebelumnya.

“Perjumpaan Pribadi adalah Infrastruktur yang Paling Basis”

(Hasil Wawancara dengan Romo Mardiatmadja)**
 
Selamat pagi Romo Mardi. Bagaimana kesan Romo terhadap MUSPAS KAK tahun 2016 ini!
 

Saatnya Berbagi Dalam Kelompok

Memasuki hari ketigaMUSPAS (Rabu, 06Januari), para peserta diajak terlibat dalam kegiatan sharing kelompok. Kegiatan ini diatur oleh panitia dengan membagi seluruh peserta MUSPAS KAKAK (Musyawarah Pastoral Keluarga Allah Keuskupan Agung Kupang) ke dalam 14 kelompok.

“Menjadi Kakak Dan Adik Dalam Kelurga Allah”

Sesi ceramah dalam rangkaian kegiatan MUSPAS Keuskupan Agung Kupang di hari yang kedua, 5 Januari 2016, diakhiri dengan sesi ceramah yang dibawakan oleh RP. Prof. Dr. B. S. Mardiatmadja, SJ.

Membangun Kesejahteraan Melalui Perencanaan Keuangan Keluarga

Dalam upaya membantu para peserta untuk merefleksikan tema MUSPAS KAK 2016, Keluarga, Sukacita Injil dan Sosial Ekonomi, rangkaian acara MUSPAS Keuskupan Agung Kupang di hari yang kedua, 5 Januari 2016, diisi pula dengan ceramah dari Otoritas Jasa Keuangan, yang dibawakan oleh Pak Kunto dan Ibu O

“MELALUI KUB, KITA BISA MENDORONG TERCAPAINYA MASYARAKAT YANG SEJAHTERA”

“NTT memiliki 1192 pulau. Terdiri dari pulau besar, kecil dan sangat kecil. 432 pulau telah bernama, yang lain belum bernama. 44 pulau telah berpenghuni. 21 kabupaten dan 1 kota. NTT berbatasan dengan dua negara Timor Leste dan Australia.

Pages

Suara Gembala

Kita Mengasihi Tidak Dengan Perkataan Tetapi Dengan Perbuatan

1.“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan tetapi dengan perbuatan” (1Yoh 3:18). Perkataan ini dari rasul Yohanes mengungkapkan suatu perintah dari mana tak seorang Kristiani pun dapat mengelak.

Tokoh

Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja

Albertus lahir di Lauingen, danau kecil Danube, Jerman Selatan pada tahun 1206. Orang tuanya bangsawan kaya raya dari Bollstadt. Semenjak kecil ia menyukai keindahan alam sehingga ia biasa menjelajahi hutan-hutan dan sungai-sungai di daerahnya.

Renungan Harian

Mari Membangun Dunia Baru Yang Harmonis

Selasa, 5 Desember 2017,
Filipus Rinaldi, Bartolomeus Fanti, Sabas
Yes. 11:1-10; Mzm. 72:2,7-8,12-13,17; Luk. 10:21-24
BcO Yes 2:6-22; 4:2-6
warna liturgi Ungu

Rencana keselamatan terus menerus disampaikan Tuhan kepada umat-Nya.