Sakramen Krisma

Pelayan: pelayan biasa adalah Uskup, pelayan luar biasa adalah imam yang diberi delegasi oleh uskup.
 
Tanda: pengurapan dengan minyak krisma pada dahi dari calon krisma, yang dilakukan oleh pelayan dengan cara membentuk tanda salib. Lalu diikuti dengan penumpangan tangan untuk mengundang kehadiran Roh Kudus atas orang itu. Wali krisma meletakan tangan atas bahu calon sebagai tanda pendampingan mereka selama perjalanan imannya. Pembaharuan janji baptis dibuat untuk menegaskan hubungan yang erat antara permandian dan krisma.
 
Kata-kata: Pelayan sambil mengurapi dengan minyak mengucapkan: “terimalah tanda karunia Roh Kudus.”
 
Yang terjadi: Dengan krisma dianugerahkan Roh Kudus secara khusus dengan tujuh karunianya: kebijaksanaan, intelek, nasihat, kekuatan, pengetahuan, kesalehan dan takut akan Allah. Dengan ini orang kristen semakin dikuatkan kesatuannya dengan Gereja, menerima tanggungjawab untuk bersaksi tentang imannya dengan segala kekuatannya, mewartakan nilai-nilai injil melalui hidup baik di dalam keluarga maupun di tempat kerja.

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

B. Marie-Leonie Paradis

Elodie Paradis dilahirkan di desa L'Acadie di Quebec, Canada pada tanggal 12 Mei 1840. Orangtuanya miskin, namun mereka adalah orang-orang Katolik yang saleh. Mereka mencintai gadis kecil mereka.

Renungan Harian

Iman Yang Bertumbuh Bagai Biji Sesawi

Minggu, 17 Juni 2018
Hari Minggu Biasa XI (H). E KemSyah.
BcE Yeh. 17:22-24;
Mzm. 92:2-3,13-14,15-16; 2Kor. 5:6-10;
Mrk. 4:26-34.
O AllTuh.

Ungkapan “Kerajaan Allah” seringkali kita jumpaidalam Injil Markus dan Lukas. Ungkapan ini sejatinya bukanlahmenunjuk pada suatuwilayah atau pemerintahan, melainkan menunjuk pada kebesaran, kemuliaan, kekuasaan Tuhan yang diberitakan kedatangannya kepada umat manusia.