Jadilah Pelayan Yang Meneladani Dan Menghadirkan Kristus

“Pelayanan imamat adalah anugerah Tuhan dalam persekutuan Gerejawi. Itulah perutusan untuk mengaktualkan imamat Yesus Kristus yang menyerahkan Tubuh-Nya dan menumpahkan Darah-Nya demi kebaikan banyak orang.” Demikian dikatakan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang di awal kotbahnya pada Misa Imamat dan Pemberkatan Minyak-minyak, yang berlangsung di Gereja Paroki Kristus Raja Katedral Kupang.
 
Lebih lanjut, dalam hubungannya dengan kehadiran para imam sebagai pelayan pastoral, Bapa Uskup menyatakan bahwa para imam perlu menghadirkan diri sebagai pelayan Kristus, yang ditunjukkan dengan kesedaiaan untuk menghadirkan Kristus dalam karya pastoralnya. Mgr. Petrus menegaskan, “Pernyataan serta perwujudan belas kasih Allah dalam Yesus Kristus harus menjadi kesaksian hidup para pelayannya, khususnya para imam, agar penyerahan diri total Yesus Kristus tetap dirayakan sebagai kenangan keselamatan dan secara aktual berfaedah bagi pembangunan tubuh Kristus, yakni Gereja-Nya. Kehadiran para imam sebagai pelayan Gereja harus mengungkapkan keunikan cinta kasih Kristus, karena itulah kodrat dari pelayanan Gereja. Dengan demikian, umat kristiani selalu mendapat dorongan untuk mencari dan menemukan kedekatan dengan Allah sumber hidup dalam perjalanan ziarah di dunia ini.”
 
Menurut Mgr. Petrus, kehadiran dan pelayanan para imam hendaknya sungguh menghadirkan wajah Allah yang berbelas kasih, yang senantiasa dengan kasihnya menunjukkan kepedulian yang besar kepada umat manusia. Dan untuk itulah para imam perlu selalu menjadikan Yesus sebagai model bagi karya pelayanan pastoralnya, dan itu dinyatakan lewat kesediaan hati untuk selalu mau belajar dari Yesus, mau bertobad dan membaharui diri agar pelayanannya bisa sungguh menghadirkan cinta kasih Allah dan bukan menghadirkan diri sendiri, apalagi demi mengejar hal-hal yang bertentangan dengan nilai pelayanan itu sendiri. Karenanya beliau mengatakan, “Setiap perayaan misa imamat beserta pemberkatan minyak-minyak suci, para imam membaharui diri dalam hubungan kerja dengan Yesus Kristus, karena hanya dalam ketaatan kepada Kristus, para imam mampu melakukan karya pastoral yang benar, kreatif, inspiratif dan inovatif dalam bingkai pertumbuhan iman kristiani, baik dalam diri para imam, diri kita masing-masing, umat kita dalam persekutuan gerejani.“
 
Secara khusus dalam kaitannya dengan minyak-minyak suci yang diberkati dalam perayaan ini, Mgr. Petrus mengajak para imam untuk secara benar memanfaatkannya sebagai sarana ilahi dalam pelayanan pastoral, teristimewah dalam pelayanan sakramen-sakramen. Sarana-sarana ilahi ini bukanlah berhala, tetapi pernyataan kebaikan Allah dalam mendidik dan menghibur perjalanan bersama menuju kerajaan Bapa di surga.
 
Dalam perayaan yang berlangsung pada Selasa, 22 Maret 2016 dan dihadiri oleh para imam dan sejumlah umat ini, Bapa Uskup juga meminta kepada seluruh umat beriman agar juga senantiasa mendoakan para imam dan karya pelayanan para imam.
 
Menutup kotbahnya Bapa uskup menyatakan, “Setiap orang merindukan pelayanan imamat bagaikan kehadiran orang Samaria, yang berhenti, membungkuk, meminyaki, merawat, dan menyembuhkan. Inilah sukacita belas kasih dan penghiburan imamat sepenuhnya baik dalam diri para imam, umat beriman serta masyarakat luas.”

Suara Gembala

Pesan Paskah Uskup Agung Kupang

“Jangalah seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.” (1Kor 10:24)
 
Saudara-saudari terkasih,

Tokoh

Santo Paus Leo Agung

Santo Paus Leo I adalah Paus ke-45 dalam sejarah Gereja Katolik. Ia merupakan yang pertama dari 4 orang Paus yang dianugerahi gelar "Agung" (the Great).

Renungan Harian

Mari, ikutlah Aku

Jumat, 30 Nopember 2018, Pesta S. Andreas, Ras (M). E Kem PrefRas.
BcE Rm. 10:9-18; Mzm. 19:2-3,4-5; Mat. 4:18-22.
O AllTuh. BcO 1Kor. 1: 17 - 2:5.

Pada hari ini kita merayakan pesta St. Andreas, rasul. Andreas dikenal sebagai saudara dari Simon Petrus, ia berasal dari kota Betsaida. Menurut Injil Yohanes, Andreas adalah seorang murid Yohanes Pembaptis.